Postingan

kata yang tak pernah terungkap

terkadang ada rasa sakit diantara kebahagiaan, dan mungkin sebaliknya. sebagai seorang yang jauh dari rumah, menelpon keluarga dirumah merupakan salah satu hal yang bisa digunakan untuk mengurangi kerinduan, dan di telpon oleh orang rumah adalah sebuah kebahagian. akupun senang ketika ibuku menelponku dan mengkhawatirkanku, meski ibuku tak seperti orang tua lain yg setiap waktu menanyakan kegiatanku. dan aku adalah salah satu anak yang bisa dibilang sangat jarang sekali menelpon keluarga dirumah. bukan aku tak ingin atau malas berbicara dengan mereka, tapi ada hati yang harus dijaga agar tetap kuat jauh dari orang tua. telepon dari ibu adalah hal yang selalu mengingatkanku bahwa ada orang yang sedang menungguku bahagia untuk aku bahagiakan, telepon dari ibu adalah hal yang sangat menyenangkan namun selalu membuat hujan disudut-sudut mataku. "Maaf, anakmu belum mampu membanggakan dan membahagiakanmu" "Maaf, anakmu masih saja menyusahkanmu diusia tuamu"

Malam

selamat malam gelap yang terhias air yang turun dari awan selamat malam hening yang berkawan percikan hujan dan selamat malam pula rindu-rindu pada malam-malam tenang tanpa kisah yang meradang rindunya, rinduku, rindumu untuknya, untukku, untukmu kata dilan rindu itu berat, tapi tidakkah dilan merasakan tugas akhir jauh lebih berat dan jauh lebih berat ketika orang tua bertanya tentang kapan wisuda sedang merangkai bab satu saja aku kehabisan kata malam ke malam ketika gelap bersenandung bersama alam saat hati tak turut diam saat mata terpejam dalam gelisah pada geliat kata yang tak terucapkan Serang, 6 feb 2018

🍂 Kamu

Baiklah aku akan berusaha aku takkan mencarimu dan aku takkan mengejarmu karena takdirlah yang akan mempertemukan kita dan bila nanti ternyata bukan kamu orang yang aku cari dan bukan pula kamu orang yang aku tuju, maka Tuhan telah mempersiapkan yang indah untuk kita kamu adalah jalanan yang pernah ku lewati tanpa kusinggahi tapi ku kenang bila kamu bukanlah pagiku maka kamu adalah mimpi di ujung fajar yang akan ku ingat dan bila kamu bukanlah malamku maka kamu adalah senja indah yang pernah kuimpikan bila benar memang bukan kamu yang ku tuju maka biarkan rindu-rinduku hanya sebatas rindu yang bergerak menghilang terhempas angin dan bias oleh sinar matahari biarkan mimpi-mimpiku tentangmu menjadi potret-potret semu pada album yang berdebu pada gudang-gudang yang tak pernah tersinggahi dan perasaan-perasaan yang tercipta olehmu menjadi pecahan-pecahan kaca dalam tabung kecil yang takkan pernah tersentuh jari jemari aku pernah rindu, aku pernah merasa benar-benar menyukaimu ak...

nyatanya~

nyatanya hati memang selalu kekanakan, ia berkata tak apa tapi tetap saja merasa tak rela. bertahun-tahun disiapkan namun tetap saja tak jua ikhlas merelakan kukira aku telah mulai terbiasa, nyatanya masih tetap saja sama aku masih saja iri padanya yang mampu menatap mata dan hatimu masih saja pilu ketika tangannya tergenggam tanganmu dan masih saja cemburu ketika jumpamu bukanlah diriku kukira aku tak lagi peduli, tapi nyatanya aku masih saja memimpi masih saja ada inginku bersamamu masih saja anganku bersua denganmu dan masih saja harapku menjabat tanganmu aku tak pernah memasukkanmu dalam mimpiku, karena bagiku kamu adalah duniaku dan aku dalam rotasimu Ngw, 26 des 2017

Ruang Hati

entah apalagi yang terjadi ketika aku telah yakin untuk tak lagi memikirkanmu namun tiba-tiba seakan alam semesta berkata lain entah ini pertanda ataukah ujian aku mulai terbiasa tapi kau tiba-tiba datang ke dalam mimpiku seakan memberi harapan dan kemudian satu per satu bermunculan kembali dirimu dalam hari-hariku perlahan dengan cepat harusnya sedikit lagi aku benar-benar menghilangkanmu dan mengosongkan hatiku namun kini justru ruang yang seharusnya kosong itu terkoyak dan berantakan sabarlah sedikit lagi tunggu aku kembali membiasakan diri dan mungkin setelahnya aku akan benar-benar pergi kan kucoba menatanya kembali

Kisah Hari Ini

Hari ini ada seorang teman datang menceritakan kisah cintanya kepadaku, dia bercerita bahwa dia sangat menyukai seorang pria namun sebagai seorang perempuan dia hanya memendam perasaannya, hingga akhirnya muncullah keberanian untuk dia mengungkapkannya entah seperti apa perasaan pria yang akan mengungkapkan perasaannya ke wanita yang di sukainya namun bagi seorang wanita itu adalah pertaruhan harga dirinya tidak cukup hanya sehari dua hari untuk menyiapkan mentalnya dan ketika ia telah memberanikan diri ia pun mengetahui bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan satu kata yang keluar dari mulutnya, jatuh cinta itu menyakitkan yaa aku rasa tidak juga ya seperti itulah jatuh ketika kau memilih untuk jatuh maka kau harus siap dengan sakitnya terlalu sering di sakiti ? aku rasa tidak, bahkan rasanya tidak ada yang pernah menyakitiku justru sepertinya akulah yang memilih untuk menyakiti diriku sendiri karena memilih jatuh di tempat yang salah kesalahan terbesarku adalah memilih ...

Hujan

hujan ? ah tak apa, toh aku telah terbiasa dengan berbagai cuaca aku tak peduli lagi dengan panasnya kemarau dan aku tak peduli dengan dinginnya musim hujan karena sepertinya aku telah terbiasa dengan sikap dinginmu selama ini tapi kau tau apa yang aku suka dari hujan ? rintiknya dikaca yang seakan menyapa dan harapan akan ada sedikit sapamu untukku yang kau titipkan bersamanya tapi bukan berarti aku sering pula memandanginya karena bahkan rumahku tak berkaca dan kamarku pun sama itu jugalah yang membuatku resah kala hujan menari-nari diatas atap rumah aku takut bila ada sapamu yang tak tersampaikan untukku